Message From Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti

Sebagai daerah otonom baru, Pemkab Kepulauan Meranti sangat menyadari pentingnya peran kalangan Investor dalam memacu peningkatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Investor ibarat sebagai AYAM BERTELUR EMAS, "Kami berkomitmen siapa yang berinvestasi di Kepuluan Meranti mereka wajib UNTUNG". Pemkab Kepulauan Meranti menggaransi kemudahan pelayanan perizinan, iklim yang kondusif untuk berinvestasi, bebas pajak dalam waktu tertentu (tax holiday) dan kemudahan fasilitas investasi lainnya. Kami menawarkan peluang Investasi andalan di berbagai bidang; Pertambangan (Migas), Pertambangan Timah, Pasir laut dan pasir kuarsa, Perkebunan (Industri Sagu), Perikanan, Perdagangan, Industri Pengolahan Garam, Budi daya Sarang Burung Walet, Kawasan Pelabuhan Internasional, dan sumber daya alam lainnya yang belum tergarap. #WELLCOME TO INVESTOR#

Wednesday, July 31, 2013

Meranti Jadi Cluster Sagu Nasional

Kunjungan Ditjen Perkebunan dan Rombongan SELATPANJANG (HK)- Sebanyak 29 orang perwakilan Ditjen Perkebunan, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dinas Perkebunan Provinsi Papua dan Papua Barat, sejak Minggu (3/3) bertandang ke Selatpanjang untuk belajar pengolahan dan pengembangan varietas unggul persaguan di Kepulauan Meranti. Usai melakukan ramah tamah dengan Pemmkab Meranti dan meninjau lokasi pembibitan sagu di Lalang Tanjung, rombongan...

Tuesday, July 30, 2013

Kemajuan Empat Tahun Kabupaten Kepulauan Meranti Mulai Terlihat

SELAT PANJANG, Rakyat Media-Kemajuan pembangunan Kabupaten Kemupalauan Meranti saat ini mulai terlihat. Khususnya pembangunan fisik infrastruktur seperti jalan dan jembatan sudah tertata dengan baik. Dimana sebelumnya jalan jalan yang menghubungkan dari desa ke desa lain masih merupakan jalan tanah saat ini jalan dan jembatan di kota Selat Panjang sudah terbangun.Dengan giatnya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, terus meningkatkan pembangunan...

Monday, July 29, 2013

Bupati: Investor Asal China Jadikan Meranti Tujuan Investasi Baru

SELATPANJANG(riaueditor) – Setelah PT Sara Rasa Biomas, industry pengolahan limbah ruyong sagu menjadi bioenergi yang melibatkan investor asal Finlandia, kini sejumlah investor asal Cina juga tidak mau ketinggalan. Mereka datang ke Kabupaten Kepulauan Meranti untuk melakukan investasi di berbagai bidang industry pengolahan sumber daya alam, listrik, gas, air bersih dan infrastrutktur lainnya. Kedatangan Investor asal Republic of China itu mendapat...

Bupati Irwan akan Permudah Investasi REI

SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sangat menyambut baik rencana investasi Real Estate Indonesia (REI) di daerah ini. Pasalnya, ketersediaan rumah yang benar-benar layak huni masih menjadi masalah tersendiri bagi masyarakat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengabdi di daerah ini. Demikian disampaikan Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi baru-baru ini di Selatpanjang. Dikatakannya, untuk mengantisipasi persoalan itu,...

Bupati: Meranti Butuh 28.000 Ton Beras Pertahun

RANGSANG BARAT – Kabupaten Kepulauan Meranti saat ini membutuhkan sebanyak 28.000 Ton Beras pertahun, sementara produksi beras di daerah ini baru berkisar 7.000 Ton pertahun. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah sangat perlu mempertahankan lahan pertanian yang tersedia di Pulau Rangsang seluas 4.200 hektar.Hal itu diungkapkan Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan Nasir MSi, dalam sambutannya pada Pencanangan Agropolitan dan Lumbung Pangan Kawasan...

Industri Garam akan Segera Beroperasi di Pulau Rangsang

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Basiran, kemarin mengatakan dengan beroperasinya industri pengolahan garam di Pulau Rangsang pada tahun 2013 ini, diharapkan akan berdampak positif bagi percepatan pembangunan di Meranti. Untuk itu, apa yang harus dilakukan Pemkab Meranti sekarang ini adalah membangun iklim yang lebih kondusif agar investasi industri garam ini benar-benar tumbuh dan berkembang dengan cepat."Komisi II mendukung...

5 Kepala Daerah Saksikan Pemancangan JSR (Jembatan Selat Rengit)

Kelima kepala daerah secara bersama-sama menekan sirine tanda dimulainya pembangunan megaproyek jembatan sepanjang 1,4 kilometer tersebut. Seremoni dimulainya pemancangan perdana itu dilakukan di lokasi pembangunan jembatan yang berada di Desa Mekong Kecamatan Tebing Tinggi Barat.Proyek yang menelan biaya sekitar Rp 460 milyar tersebut dikerjakan oleh konsorsium tiga perusahaan yakni PT Nindya Karya, PT Riles dan PT Mangkubuana. Rencananya, proyek...